Ahmad Basarah saat berkunjung ke Ponpes Genggong dan bertemu kiai NU. Ia diberi amplop oleh Kiai Mutawakil.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Wakil Sekertaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ahmad Basarah melakukan roadshow ke sejumlah tokoh-tokoh Nadhlatul Ulama (NU) Jatim. Jum'at (8/9) sekitar jam 14.00 siang, rombongan Ahmad Basarah bersama pengurus partai berlambang moncong putih itu melakukan silaturahim di Ponpes Zainul Hasan, Genggong, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Rombongan Ahmad Basarah itu, bertemu langsung dengan Pengasuh Ponpes setempat yang juga Ketua PWNU Jatim, KH. Mutawakkil Allallah. Tak hanya ditemui Kiai Mutawakil, rombongan yang merupakan utusan Megawati Soekarno Putri itu juga bertemu dengan sejumlah kiai yang ada di Probolinggo. Mulai dari KH. Saiful Islam, KH. Ahmad Haris putra dari Ning Susilowati atau ning Sus, serta sejumlah puluhan kiai Probolinggo lainnya.
Pertemuan dengan tokoh NU dan kiai-kiai itu sendiri terlihat cukup gayeng. KH. Mutawakil tampak mengucapkan selamat datang kepada Ahmad Basarah yang juga anggota DPR RI dari PDI-P di kediamannya sendiri. Para kiai NU, memberikan masukan kepada Ahmad Basarah untuk disampaikan langsung kepada Megawati.
Pesan khusus acara silaturahmi Ahmad Basarah itu yakni meminta masukan sejumlah kiai NU untuk menghadapi Pemilihan Gubenur Jatim mendatang.
Menariknya, Kiai Mutawakil memberikan amplop putih besar kepada Ahmad Basarah. Menurut Putra pertama Kiai Hasan Syaifurrizal ini, dalam amplop itu berisi tulisan tangan dirinya yang mengaku merupakan suara hati para kiai NU. Dia juga meminta agar amplop itu diberikan langsung kepada Megawati Soekarno Putri.
"Ini tulisan tangan saya langsung. Insya Allah ini suara hati dan keinginan para kiai NU. Itu suara perwakilan hati saya kepada Ibu Mega," ujar Kiai Mutawakil usai memberikan amplop itu kepada Ahmad Basarah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




