Teguk Kopi Biji Salak Desa Kramat Bangkalan, Wes Ewes Ewes Bablas Penyakite

Saniah bisa menghabiskan 60 kg biji salak per hari. Salak-salak ini diambil dari kebun salak yang ditanam di depan halaman rumahnya. Buah salak ini dirawat pekerjanya. Sania juga membeli hasil panen raya di kampungnya, Gudang milik Saniah dipenuhi dengan 200 kg buah salak. Salak ini dipanen 2 kali dalam 1 tahun.

Kandungan kopi biji salak terdapat karbohidrat (10,6), lemak (0,1), protein (1,3), kadar vitamin C (0,0), kalori (48,1). Selain terdapat kandungan gizi, kopi biji salak juga memiliki beberapa khasiat untuk kesehatan. Dengan mengonsumsi kopi biji salak bisa menjadi salah satu alternatif alami untuk menyembuhkan penyakit asam urat.

Selain itu, kopi biji salak ini bisa memperlancar sistem pencernaan, menambah ketahanan dalam tubuh, kandungan protein dalam kopi biji salak ini bisa meningkatkan kinerja otot dan kopi biji salak juga bisa menjadi cara alami untuk mencegah risiko terjadinya kanker serta menjadi obat untuk menurunkan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi

“Kopi biji salak ini sudah saya kelola selama kurang lebih 11 tahun. Pada awalnya saya hanya mengelola daging buah salak kemudian mencari inovasi untuk menggunakan biji salaknya, pada akhirnya saya menemukan inovasi untuk membuat kopi dari biji salak,” tutur Saniah, selaku Ketua Anggota Tani.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: