Hal tersebut terbukti dengan pesanan yang diterima membludak. Dalam sebulannya, Niken dan Adinda –sapaan akrab Adinda Sitaresmi Putri Arimurti- memproduksi 10 ribu bungkus coklat tempe. Itu untuk mencukupi pesanan hingga luar negeri.
‘’Ada pesanan dari Malaysia. Kebetulan ada reseller juga di sana, ’’ jelas Niken saat ditemui BANGSAONLINE.com, Minggu (1/4).
BACA JUGA:Kurang Waspada saat Keluar Gang, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Tronton di Jalur Ngawi-Mantingan
"Ada yang ngira kalau tempe krispi yang kami pake itu kacang. Rasanya mirip kacang mete. Cuma lama-kelamaan rasa tempenya terasa,’’ tambahnya.
Dengan usaha tersebut, omzet yang diperolah pun mencapai puluhan juta. Hampir 10 ribu bungkus coklat tempe berhasil terjual setiap bulannya. Sementara perbungkusnya dihargai Rp 10 ribu. Niken dan Adinda pun bangga.









