Marak 'Pencurian' Kayu Sonokeling di Pasuruan, Penebangan Diduga Salahi Rekomendasi

"Pohon Sonokeling itu marak dicuri secara ekonomis harga capai ratusan juta per pohon. Ulah penebangan liar itu disinyalir ada keterlibatan pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Beberapa pegiat sudah melaporkan ke Polres Pasuruan. Terlapor pencuri kayu oknum pengusaha penadah kayu dan pegawai Dinas PU Bina Marga. Nampaknya, sejak tahun lalu proses penyelidikan oleh Polres Pasuruan jalan di tempat. Dan tidak ada anggota LSM pelapor mengawal," ungkapnya.

Tidak hanya itu, menurut Bambang, pencurian kayu sonokeling kembali terulang di ruas jalan Pandaan Bangil. Tepatnya di Desa Bujeng Kecamatan Beji Kab. Pasuruan. Ada 7 pohon yang ditebang. Padahal hanya ada 3 izin tebang pohon.

"Saat ditemui, pelaku pencuri ngaku tim sukses Bupati yang tidak dikasih proyek. Sehingga nekat tebang pohon sonokeling penyanggah jalan," kata Bambang.

Bahkan, dia menyebut penebangan pohon di ruas jalan Pandaan Bangil dibekingi pegawai DLH. "Saya mengetahui tebang pohon merupakan tindakan pencurian, sehingga saya bersama anggota LSM lainnya melaporkan ke Satreskrim Polres Pasuruan," tandasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Marak 'Pencurian' Kayu Sonokeling di Pasuruan, Penebangan Diduga Salahi Rekomendasi - Halaman 2