Soal Pencurian Pohon Sonokeling di Pasuruan, Oknum LSM Diduga Salah Gunakan Rekom DLH

Berdasarkan pengakuan Dhaniar Anisa sebagaimana dijelaskan Buleng, bahwa pengurusan rekom tersebut dibantu oleh Ware, salah satu anggota LSM pegiat lingkungan, dan Yusuf oknum wartawan.

"Gak usah foto-foto gitu mas. Kita ini kerja," kata Buleng menirukan ucapan Dhaniar Anisa. Bahkan Buleng mengaku diberi amplop yang isinya kisaran Rp. 1 juta.

Mendapatkan penjelasan tersebut, ia pun melanjutkan perjalanan. Namun, sore harinya saat pulang dari Pandaan, dia kaget saat melintas di daerah yang sama. Pasalnya, pohon Sonokeling yang ditebang ternyata ada tujuh buah. "Di sepanjang jalan, pohon yang ditebang sudah sepi dan menyisakan bonggel (bekas pohon yang ditebang)," tandasnya.

Diduga, pelaku pemotongan menyalahgunakan rekom yang dikeluarkan oleh DLH. Sebab berdasarkan surat yang dikeluarkan DLH bernomor: 660.1/2828/424.081/2018 tentang hal penjelasan pemotongan pohon Sonokeling, disebutkan bahwa rekom pemotongan hanya untuk tiga pohon.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: