Awas! Investasi Perumahan Bodong di Sidoarjo Memakan Korban hingga Rp 4 Miliar

Dari jumlah 28 korban yang ditipu, total kerugian mencapai kisaran Rp 4 miliar. Namun, progres pembangunan yang dijanjikan pada 2017 lalu belum juga terealisasi. "Saat ini statusnya sudah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan," tegasnya.

Di sisi lain, lanjutnya, sebagian besar korban penipuan investasi hunian rumah tersebut merupakan pasangan suami istri yang baru menikah. Sehingga angan-angan memiliki rumah setelah menikah menjadi harapan pahit bagi mereka.

"Kami berharap polisi bisa segera mengusut tuntas kasus tersebut. Kasihan mereka (korban) yang sudah mengharapkan memiliki rumah setelah menikah. Tapi nyatanya kena tipu," tandasnya.

Sementara, salah satu korban, Gani Setio asal Sedati Sidoarjo, mengungkapkan jika dirinya sempat kesal lantaran hunian yang dijanjikan belum ada progres. Ia memilih mendatangi Mapolda Jatim dan melaporkan Muhammad Fattah yang mengaku sebagai Direktur Utama.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: