Buka Gathering Kemenko PKM, Risma Ajak Anak Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

“Coba kita lihat, renungkan, apakah diri kita kemudian menjadi besar karena orang lain jelek karena kata-kata kita? Oke, mungkin kita akan jadi besar, tapi pasti itu tidak akan langgeng karena kebohongan itu tidak akan bisa bertahan lama. Jadi, untuk apa kita menyakiti orang lain?,” ujarnya.

Selain itu, Risma juga menanyakan apakah tidak menyesal apabila waktu yang tersisa dalam hidup hanya digunakan untuk menyebarkan hal-hal negatif kepada orang lain. Sebab, pemberian Tuhan yang tidak akan pernah terulang adalah waktu. Ia pun “mengamini” bahwa waktu adalah uang, sehingga harus dipergunakan waktu itu sebaik mungkin.

Risma juga mengajak para pegiat media sosial itu untuk berpikir dan membayangkan apabila media sosialnya digunakan untuk menyebarkan hal-hal positif bagi orang lain. Ia juga mengaku memiliki media social yang hanya digunakan untuk memperlancar kinerja di pemerintahan.

Risma pun mengaku sedih melihat situasi saat ini yang mana isu-isu negative atau hoax terus bertebaran hingga menyebabkan perpecahan. Dulu saat para pahlawan berjuang sendiri-sendiri, tidak pernah menang melawan penjajah. Namun, saat didirikannya Budi Utomo, seluruh Jong bersatu dan bisa memenangkan setiap pertempuran dan akhirnya bisa merdeka.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Buka Gathering Kemenko PKM, Risma Ajak Anak Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan - Halaman 2