“Makanya salah satu yang menjadi fokus PKH Plus ke depan adalah 10 kabupaten yang secara kuantitatif masuk pada daerah yang kemiskinannya tertinggi secara kuantitatif itulah yang akan diintervensi program PKH Plus,” beber mantan Mensos RI ini.
Sekadar diketahui, 10 daerah di Jatim yang secara kuantitatif status sosial ekonominya terendah adalah Kab Sampang, Kab Bangkalan, Kab Probolinggo, Kab Sumenep, Kab Pamekasan, Kab Situbondo, Kab Bondowoso, Kab Jember, Kab Probolinggo dan Kab Bojonegoro.
“Kami juga ingin di saat yang sama melakukan pemberdayaan ekonomi di titik-titik itulah yang kita akan sinergikan dengan pihak swasta termasuk perusahaan-perusahaan,” ungkap Khofifah.
Ia menambahkan bahwa beberapa hari lalu sudah bertemu dengan salah satu company di Jatim yang sudah mulai jalan dengan desa-desa binaan. Bahkan beberapa tamu-tamu yang ke Pemprov Jatim juga mulai meminta mereka untuk ikut membangun desa binaan di titik-titik yang sudah ada.










