Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban berencana kembali mengucurkan sejumlah anggaran untuk pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) tahap dua.
Tak tanggung-tanggung, Pemkab Tuban telah merancang anggaran senilai Rp 80 miliar untuk melanjutkan pembangunan JLS yang masih menyisakan sekitar 10 kilometer.
BACA JUGA:
- Pemkab Tuban Raih WTP 11 Kali Beruntun, Ketua DPRD Minta Pemkab Pertahankan Tren Positif
- Pemkab Tuban Salurkan 42 Hewan Kurban, Dibagikan ke Kecamatan hingga Ormas
- Buka Ruang Kritik Lewat FKP, Satpol PP dan Damkar Tuban Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
Besaran anggaran tersebut telah disusun ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020 mendatang.
"Untuk pembangunan JLS tahap 2 tahun depan kita anggarkan senilai Rp 80 Miliar, untuk melanjutkan pembangunan sepanjang 10 kilometer," ujar Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein usai rapat paripurna di gedung DPRD setempat, Kamis (22/10).
Meski demikian, pembangunan tahap 2 itu baru separuh lajur jalan yang direncanakan selesai dari rencana semula sebanyak empat lajur. Itu pun hanya berupa badan jalan, belum termasuk median, pedestarian, dan sarana pendukung lainnya.
"Rencananya tahun depan JLS sudah tembus dan bisa dioperasionalkan untuk masyarakat sekitar. Itu pun hanya diperuntukkan untuk kendaraan bertonase kecil, kendaraan besar belum bisa lewat karena belum selesai secara utuh," imbuhnya.
Wabup merincikan, pada pembangunan tahap dua ini baru selesai sekitar 30 persennya. Secara utuh JLS ditargetkan rampung sepenuhnya diakhir tahun 2021 mendatang. (gun/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




