TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menegaskan komitmennya untuk terus membedah dan mengevaluasi capaian program kerja pemerintah daerah. Langkah penyempurnaan ini difokuskan untuk mendongkrak mutu pelayanan publik, mulai dari akar rumput hingga tingkat birokrasi tertinggi.
"Kami selalu berkomitmen untuk mengevaluasi program kerja dan terus meningkatkan pelayanan hingga tingkat dasar," ujar Bupati Lindra saat diwawancarai, Jumat (3/7/2026).
Pria yang akrab disapa Mas Lindra ini juga menginstruksikan seluruh jajaran struktural maupun fungsional di organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bergerak aktif. Mereka diminta jeli memetakan potensi wilayah sekaligus mendeteksi dini setiap kendala yang berpotensi menghambat kinerja pemerintahan.
Bupati Tuban dua periode ini menyatakan sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat demi penguatan SDM dan perbaikan layanan.
"Justru kami merasa terbantu jika ada informasi dan masukan yang konstruktif," paparnya.
Menanggapi adanya kendala berupa kerusakan atau hambatan pada proyek pembangunan fasilitas pendidikan di beberapa titik, Lindra menyebut hal itu sebagai ujian yang tidak diinginkan oleh siapa pun. Namun, ia menilai situasi ini harus dihadapi secara objektif melalui evaluasi berkala demi mewujudkan visi pembangunan daerah.
"Mari seluruh komponen terkait dan terikat untuk tidak berspekulasi, melainkan hadir secara bijak dan tumbuh bersama dengan narasi yang saling menguatkan," ajaknya.
Pemkab Tuban mengakui bahwa hambatan dalam proyek sekolah tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera diselesaikan. Kendati kepemimpinannya masih menyisakan sejumlah catatan, Lindra optimistis semangat membangun Tuban tidak boleh pudar dan harus dilandasi oleh asas gotong royong.
"Pada kondisi tersebut menjadi momentum untuk bangkit membangun kesadaran dengan cara mengevaluasi, memperbaiki, dan menyempurnakan gagasan dan program kerja baik yang sudah maupun belum dikerjakan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Mas Lindra memastikan roda pemerintahan Pemkab Tuban sejauh ini tetap berjalan sesuai jalur (on the track) demi kemaslahatan masyarakat luas. Peningkatan kualitas pelayanan, baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan warga, terus dipacu secara konsisten.
Salah satu wadah yang digunakan untuk menjaring aspirasi tersebut adalah Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar oleh OPD, sebagai ruang bagi warga untuk menuntut hak-hak dasar sipil mereka.
"Hingga detik ini Pemerintah Kabupaten Tuban terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk sampai pada titik itu maka langkah evaluasi, kolaborasi, elaborasi, dan komunikasi solutif adalah navigasi menuju arah yang cemerlang," pungkasnya.










