Menurut Somat. Untuk standar menggelar pertandingan malam hari, penerangan cahaya minimal harus di angka 800 lux. Sementara batas maksimal 1.200 lux.
"Sedangkan untuk penerangan cahaya lampu di Stadion Brawijaya hanya mencapai 300 lux saja. Jadi, pihak tim dari Persik Kediri harus menambah 500 lux lagi untuk memenuhi standar terendah. Begitu pun dengan kondisi rumput yang kami nilai kurang baik. Mungkin karena beberapa hari kemarin saya mendapat informasi jika stadion ini dibuat rentetan acara, sehingga mempengaruhi kondisi rumput lapangan yang ada di dalamnya," terang Somad.
Tak hanya soal penerangan dan rumput stadion, Somad juga menyebut jika masih banyak beberapa item lain yang harus segera diperbaiki oleh tim Persik Kediri. Di antaranya, perbaikan bangku penonton VIP, kamar ganti pemain, wasit, hingga penyediaan ruang bagi media atau jurnalistik pada saat melakukan peliputan.
"Ditambah dengan penyediaan toilet, yang harapan kami toilet tidak hanya disediakan kepada pemain saja melainkan juga untuk penonton. Jadi di setiap tribun itu harus ada toiletnya agar memberikan kesan nyaman terhadap penonton," bebernya.










