Sejak itu, tersangka Mosa sering melakukan kekerasan terhadap istrinya sendiri. Menurut pengakuan Mosa, dirinya jengkel karena istrinya sering menyemburkan makanan saat disuapi.
"Ketika istri disuapin makan, minuman disemburkan ke muka Mosa. Bahkan kalau diberikan obat tidak pernah dimakan, hanya disimpan di sebelahnya," ujar AKBP Rama saat menggelar rilis pers di Mapolres Bangkalan, Selasa (24/12).
"Karena merasa jengkel Mosa sering memukuli istri sampai lebam, memar, membiru, dan luka sekujur tubuh, mulai dari muka, tangan, punggung sampai ke kaki. Padahal, saat itu istrinya lagi hamil antara 6-7 bulan," jelas kapolres.
Keluarga yang mengetahui kondisi Nima penuh lebam, akhirnya membawanya ke RSUD Sampang, Selasa (17/12) lalu untuk dirawat. "Dalam perjalanan ke RSUD Sampang itulah, Nima kepada keluarganya bercerita bahwa lebam dan luka di sekujur tubuhnya karena ulah suaminya yang sering memukulinya," kata kapolres.










