Polisi Akhirnya Bongkar Makam Warga Prambon Korban Pengeroyokan, untuk Keperluan Autopsi

Menurut Kapolsek Prambon AKP Sumarsono, bahwa Faris meninggal dunia pada Selasa (14/1/2020) yang lalu. Korban tewas diduga karena penganiayaan yang dilakukan oleh kawanan orang yang belum diketahui. Polisi melakukan pembongkaran makam untuk mencari sejumlah bukti dan fakta yang menyebabkan korban meninggal.

Sebelum melakukan pembongkaran makam, pihaknya kordinasi meminta izin dari pihak keluarga korban. Selanjutnya autopsi itu dilakukan di tempat pembongkaran. Setelah autopsi selesai, jasad korban dikembalikan sebagaimana asalnya.

"Proses autopsi selesai sekitar pukul 11.25 WIB. Namun kami belum bisa menyampaikan secara rinci hasil autopsi tersebut. Nanti hasil autopsi akan disampaikan saat rilis di Mapolresta Sidoarjo," jelas Sumarsono kepada wartawan di lokasi pembongkaran mayat, Rabu (22/1/2020).

Untuk diketahui bahwa, Faris meninggal dunia diduga menjadi korban penganiayaan atau pengeroyokan di depan salah satu warkop di Dusun Sigit Desa Kedung Kembar Kecamatan Prambon Sidoarjo.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: