Ribuan Jemaah Hadiri Bedah Buku KH Taufiqul Hakim di Masjid Agung Sidoarjo

"Kalau kita bandingkan dengan seminar, membosankan dan rata rata orang ngantuk, maka dibuat pengajian semi seminar dan dibuatkan menjadi kitab kecil yang mudah dimasukkan di saku," ujarnya.

Kiai Taufiqul Hakim juga membagikan cara membaca kitabnya yang bisa dimasukkan ke dalam saku tersebut. Caranya, yaitu cukup dibaca lima bait sebelum dan setelah belajar. Dalam jangka waktu seminggu hatam sekali. Setahun akan hatam 40 kali. Dan hal itu masuk ke alam bawa sadar serta tidak sadar.

"Inilah efektifnya dan dicari pemerintah, yaitu metode berkarakter," tuturnya.

KH Taufiq juga menyotohkan cara membaca menggunakan bahasa Indonesia. Sesekali memakai bahasa Arab yakni dengan melantunkan sholawat yang dibacakan oleh istri KH. Taufiqul Hakim, Hj. Munasiroh Al Ahafidoh dengan nadzam Arab.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: