“Kejadiannya 30 tahun yang silam. Dia pergi bersama perempuan selingkuhannya entah ke mana,” katanya.
Madrai meninggalkan Juama ketika melahirkan anaknya yang nomer empat, bernama Juari yang juga mengalami kebutaan. Sedangkan putri sulungnya bernama Hosnanik tinggal di perantauan.
BACA JUGA:Terbukti Cabuli Santriwati, Pengasuh Ponpes di Kabupaten Probolinggo ini Divonis 4 Tahun 8 Bulan

“Saya pernah mendapatkan bantuan dari desa berupa beras dan dua ekor kambing,” ucap Juama sambil menyeka air matanya.










