"Penyakit blas disebabkan oleh jamur pyricularia. Kalau di Desa Gogorante sendiri ini sudah ada yang parah terkena blas, kurang lebih 1 hektare," kata Yayuk, Senin (2/3).
Menurut Yayuk, hasil pengamatan terkini, sepekan terakhir gejala awal sudah mulai muncul di desa di Kecamatan Ngasem. Umumnya memang belum parah, tapi sudah mulai ada tanda-tanda serangan penyakit blas.
"Gejala Serangan Penyakit Blas Daun (leaf blast) pada daun terdapat bercak coklat berbentuk belah ketupat dan memanjang searah dengan urat daun. Pinggir bercak berwarna coklat dengan bagian tengah berwarna putih keabuan," terangnya.
"Bercak-bercak terutama terlihat pada stadium pertumbuhan vegetative. Bercak-bercak dapat bergabung menjadi satu, sehingga secara keseluruhan tampak tanaman seperti terbakar," sambungnya.










