Ini Peta Persebaran Corona di Kabupaten Probolinggo, Satu PDP Meninggal

Terkait dengan adanya 2 warga dari Kecamatan Dringu dan Kraksaan ini, Anang menyampaikan bahwa penyemprotan anti virus itu memang prosedur yang standar. Terlebih dari itu, untuk sementara dua kasus itu belum positif.

“Cuma kita mencoba untuk mendalami berkaitan dengan kasus tersebut. Habis itu kita sarankan masyarakat untuk isolasi di rumah secara mandiri. Sambil kita menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium. Kalau ini positif, maka kita akan lebih masif lagi. Masalah penyemprotan itu sudah terprogram ada kasus dan tidak kasus. Fasilitas-fasilitas umum akan kita lakukan penyemprotan,” jelasnya.

Selanjutnya berkaitan dengan adanya informasi warga Desa Asembakor Kecamatan Kraksaan yang meninggal ketika hendak bekerja dan ditolak karena suhu badannya tinggi, Anang menympaikan hal itu agak sedikit berbeda dengan informasi yang diterima oleh Dinkes Kabupaten Probolinggo. Ia dinyatakan bekerja ke Surabaya, bukan hendak bekerja ke luar negeri.

“Tetapi yang pasti, kasus itu sebenarnya dia datang, baru diperiksa dan belum terkonfirmasi secara jelas yang bersangkutan karena kondisinya meninggal. Kita melakukan pengawasannya dan pelacakannya, kemudian memastikan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Karena sumber penularan tidak harus dari orang itu. Ini pun juga masih belum pasti, makanya dinyatakan PDP. Makanya lebih pasti tidak perlu kita hebohkan, justru kita doakan yang penting masyarakat ini membatasi diri untuk keluar rumah, jaga kesehatannya dan jaga kontak,” tegasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: