Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambaryadi Wijaya.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Menjelang bulan puasa Ramadan, Polres Probolinggo Kota terus berupaya melakukan pencegahan terhadap adanya aksi kejahatan. Upaya itu dengan mempersempit ruang terhadap para pelaku, seperti pelaku curanmor dan pencurian hewan (curwan).
“Jadi maraknya aksi kejahatan curanmor itu bukan karena dilepasnya narapidana di Lapas II Probolinggo. Namun karena dampak Covid-19,” tandas Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Ambaryadi Wijaya kepada wartawan, Minggu (18/4).
BACA JUGA:
- Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Akal-akalan Barcode BBM Subsidi Terbongkar, 5 Tersangka Dibekuk Polres Probolinggo Kota
- Polres Probolinggo Kota Lakukan Mutasi Jabatan, AKP Siswandi Pindah ke Kapolsek Banyuanyar
- Warga Dringu Lapor Dugaan Penipuan Kavling, Polres Probolinggo Kota Siap Tindaklanjuti
Dia menjelaskan, menjelang Ramadan dan lebaran angka kejahatan memang meningkat. Salah satu yang menjadi faktor adalah karena terdesaknya pemenuhan kebutuhan.
“Jadi yang menjadi faktornya karena pemenuhan kebutuhan itu,” katanya.
Salah satu cara untuk mempersempit ruang terhadap aksi kejahatan tersebut, Polres Probolinggo Kota terus berupaya melakukan pengungkapan. Seperti pengungkapan curanmor, curwan, dan aksi kejahatan lainnya. (prb1/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




