Menurut dia, di Kabupaten Mojokerto ini terdapat 1.337 orang petani coklat yang tergabung dalam 22 gapoktan di 18 kecamatan. Mereka yang biasa mengirimkan produk panen coklat untuk kemudian diolah, dikemas, dan dijual dalam aneka jenis produk bernilai tinggi.
Secara khusus gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini berpesan agar siapa saja yang membutuhkan dana permodalan dibantu untuk mengakses dalam pengajuannya.
Namun, kata dia, dari pihak bank tentu akan melakukan seleksi dan juga peninjauan tentang kelayakan. Meski begitu, menurut Gubernur Khofifah, saat ini kondisi bank plat merah milik Pemprov Jatim sedang gencar melakukan penyaluran pinjaman guna mendorong pertumbuhan ekonomi dari kalangan UMKM.
Menurut dia, kondisi pandemi menyebabkan bank berupaya keras agar kredit tersalurkan. “Dana pihak ketiga di BPD Jatim sekarang Rp 66 triliun, yang tercairkan baru Rp 39 trilliun. Belum lagi sekarang ini Kemenkeu akan menambahkan dana stimulus Rp 2 trilliun. Saya sampaikan bahwa kalau bank terlalui likuid itu tidak bagus. Maka harus segera dicairkan,” tegasnya.










