Minggu, 27 September 2020 23:34

PKK Harus Door To Door, Mendagri Tito-Gubernur Khofifah Launching Gerakan 26 Juta Masker

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:13 WIB
Editor: MMA
PKK Harus Door To Door, Mendagri Tito-Gubernur Khofifah Launching Gerakan 26 Juta Masker
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Mendagri Tito Karnavian saat launching 26 juta masker bersama Jajaran Forkopimda Jatim, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Bupati Malang Sanusi, Walikota Malang Sutiaji, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, serta Ka OPD di jajaran Pemprov dan Pemkab Malang. foto: ist/ bangsaonline.com

MALANG, BANGSAONLINE.com - Masker memiliki efektivitas sampai 60 persen untuk mencegah penularan Covid-19 atau virus corona. Oleh sebab itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan membiasakan menggunakan masker, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian bersama Gubernur Khofifah meluncurkan Gerakan 26 Juta Masker yang dimulai di Kab. Malang, Kota Malang, dan Kota Batu dan kabupaten - kota lainnya se-Jawa Timur pada Jum'at (7/8) siang.

Gerakan pembagian masker yang juga berkolaborasi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Nasional Ibu Tri Tito Karnavian ini dimulai di Pendopo Kab. Malang dan berlanjut di beberapa titik. Titik-titik tersebut di antaranya, Kampung Heritage Kauman Kab. Malang, Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, dan Kampung Ekologi Temas Kota Batu.

"Tercatat sampai dengan kemarin ada 26 juta masker yang siap untuk dibagikan kepada seluruh elemen baik warga Jawa Timur maupun yang sedang berkunjung ke Jawa Timur," ungkap Gubernur Khofifah saat memberikan sambutan siang ini.

26 Juta masker kain ini juga merupakan total gabungan dari Kab/Kota seluruh Jatim yang masing-masing menyiapkan jumlah yang berbeda.

Pemprov Jatim sendiri menyiapkan 4,5 juta masker. Kemudian Kabupaten Malang dua juta masker dan Kota Malang dengan 1,5 juta masker. Sementara Kabupaten/Kota lainnya menyiapkan masing-masing lima ratus ribu masker kain.

Khofifah menuturkan, kegiatan bagi-bagi masker ini akan dilanjutkan dalam beberapa waktu ke depan. Dengan harapan masyarakat makin sadar dan mawas diri di era new normal, ada adaptasi baru yang harus dilakukan. Hal ini juga merupakan bentuk perlindungan bagi masyarakat.

"Dengan menggunakan masker kita tidak menularkan dan juga jangan sampai tertular," imbuhnya.

Sementara Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menjelaskan dengan menggunakan masker, kurva penularan Covid-19 menurun 50-60 persen. Penurunan tersebut bisa terjadi apabila masyarakat menggunakan masker dengan cara yang benar. Oleh sebab itu, saat pembagian masker kepada masyarakat secara gratis, Mantan Kapolri meminta agar masyarakat diajarkan juga cara memakai masker dengan baik dan benar. "Masker jangan dipakai dibawah hidung atau dibawa mulut, tapi digunakan untuk menutupi hidung dan mulut," ungkapnya.

Menurut dia, PKK harus turun sampai ke RT RW, sampai ke rumah-rumah door to door.

Dijelaskan, penularan Covid-19 bisa melalui droplet dan aerosol. Penyebaran Covid-19 melalui percikan droplet terjadi pada saat orang batuk, dan bersin yang menyembur mengandung droplet kemudian ada juga aerosol yang bentuknya lebih kecil dan tidak jatuh tapi terbang kemana mana.

"Oleh sebab itu, apabila ada kegiatan yang diselenggarakan di tempat terbuka saya mendukung penuh karena otomatis terdapat sirkulasi udara. Kalau di tempat tertutup, aerosol bisa berputar putar di tempat tersebut dan memiliki potensi lebih besar," ungkapnya.

Terkait pembagian masker secara gratis yang diselenggarakan pemerintah daerah, Mendagri menghimbau agar tidak hanya menggunakan dana APBD saja, tapi juga harus melibatkan pihak swasta. Apabila pihak swasta dilibatkan, maka upaya dalam penyebaran masker akan lebih cepat dilakukan, sehingga potensi angka penurunan Covid-19 semakin mungkin terjadi.

"Dengan ikut sertanya masyarakat maka semangat kegotong royongan disaat menghadapi Pandemik Covid-19 terwujud," tambahnya.

Dalam pembagian masker kepada masyarakat, Tito sapaan akrab Mendagri mengharapkan organisasi lain ikut serta didalamnya. Diantaranya Ibu-ibu Bhayangkari, Persit, Dharma Wanita, Muslimat NU, dan PKK.

"Oleh karena itu dicari kader-kader yang berani, dan usianya kira-kira di bawah 50 tahun. Kemudian kader yang diperbantukan yang tidak memiliki penyakit komorbid atau penyakit bawaan," pesan Menteri Tito.

Turut hadir dalam launching siang itu, Jajaran Forkopimda Jatim, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, serta Kepala OPD di jajaran Pemprov dan Pemkab Malang. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Minggu, 27 September 2020 12:13 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...