Teman-teman sejawat di RSUD Slamet Martodirdjo memberikan penghormatan terakhir kepada Nufia Anggraeni saat akan dibawa ke TPU Jagalan, Kelurahan Paremon, Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Seorang perawat perempuan di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo, Kabupaten Pamekasan, Madura, meninggal dunia karena positif terinfeksi Covid-19. Jenazah korban dimakamkan Minggu (06/09/20) malam. Sebelum dimakamkan, seluruh teman sejawat di rumah sakit memberikan penghormatan terakhir saat mobil jenazah menuju pemakaman.
Korban adalah Nufia Anggraeni (40 tahun), warga Kecamatan Kota Pamekasan yang merupakan tenaga kesehatan pertama di Pamekasan yang meninggal akibat Covid-19.
BACA JUGA:
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat membenarkan, perawat yang meninggal karena terinfeksi Covid-19. Sebelumnya, korban sempat dirawat selama dua pekan di ruang isolasi RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo.
Hari pertama saat pasien ini dirawat di RSUD setempat, kata dia, kondisinya dalam keadaan sesak napas yang cukup berat. Sementara tiga hari sebelum dirawat di rumah sakit, korban juga sempat mengeluh batuk dan sesak napas.
Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata perawat tersebut memiliki penyakit komorbid (penyakit bawaan), di antaranya kencing manis (diabetes), kelainan pembuluh darah, dan TBC paru. Begitu pula saat dilakukan swab spesimen, hasilnya keluar positif Covid-19.
"Adanya penyakit lain itu menjadi salah satu penyebab juga yang mengakibatkan perawat kami ini meninggal dunia," kata Syaiful Hidayat melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan, Senin (7/9/2020).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




