
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Cabup-Cawabup Moh. Qosim-Asluchul Alif (QA), meneruskan roadshow politiknya dalam rangka kampanye Pilkada 9 Desember 2020 di wilayah Gresik Selatan, Selasa (24/11/2020).
Kali ini Qosim-Alif saat bertemu warga di Dusun Gridi, Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang. Di hadapan warga, Qosim-Alif berjanji akan memprioritaskan sektor pendidikan dan membangun kampus (perguruan tinggi) di wilayah Gresik Selatan yang selama ini dinantikan masyarakat di sana.
"Kami juga akan memberikan uang pensiun bagi guru swasta," ujar Qosim.
Menurutnya, kepedulian dan perhatian Paslon Qosim-Alif terhadap pendidikan juga dibuktikan kepada para pengajar. Nantinya bagi guru swasta akan diberikan uang pensiun.
"Kami ingin memuliakan guru. Untuk itu, kami akan berikan uang pensiun guru swasta. Nanti namanya tunjangan pengabdian, Nanti semua itu akan diterapkan melalui Kartu Guru Swasta Bangkit yang sudah disiapkan QA. Untuk besaran uang pensiun nanti akan kita tentukan setelah melihat kemampuan APBD," jelasnya.
Qosim menegaskan, pendidikan akan menjadi salah satu perhatian serius Pasangan Qosim-Alif jika pada coblosan 9 Desember diamanahi memimpin Gresik ke depan. Karena bagi Qosim-Alif kemajuan suatu daerah harus ditopang dengan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.
Hal ini, lanjut Qosim, seiring berkembangnya daerah, mulai dari kondisi infrastruktur dalam 10 tahun terakhir, serta pertumbuhan ekonomi yang baik. Khususnya di wilayah Gresik Selatan.
"Selama ini masyarakat di Gresik Selatan kalau menguliahkan anaknya harus ke Surabaya atau Gresik Kota. Karena itu kami ingin ada kampus yang bagus dan murah di sini," kata Qosim.
Dikatakannya, bukan hanya perguruan tinggi saja, tetapi keberadaan tempat wisata dan rumah sakit umum (RSU) juga sangat penting di Gresik Selatan.
"Ketika masyarakat ingin berwisata tidak perlu ke Gresik Kota, atau ke Gresik Utara. Sehingga pembangunan di wilayah Gresik Selatan sama dengan di kota maupun di utara," katanya.
Yusuf Maulana (30), Warga Desa Sekarputih mengungkapkan bahwa program yang ditawarkan oleh Pasangan Qosim-Alif bisa dipahami masyarakat, sehingga masyarakat pun banyak yang merespons pasangan ini, Qosim-Alif.
"Programnya rasional dan terukur. Seperti betonisasi jalan kabupaten, kartu UMKM bangkit, dan penuntasan banjir Kali Lamong," ungkapnya.
Fathul Khoir, salah satu guru swasta mengaku senang dan menyambut baik program uang pensiun guru swasta. "Guru-guru sangat mendukung program QA. Apalagi nanti ada uang pensiun bagi guru swasta," terangnya.
"Untuk jumlah anggota yang tergabung di PGS (Persatuan Guru Swasta) setempat ada sekitar 150 orang. Mereka adalah guru yang mengajar di berbagai jenjang pendidikan seperti TPQ, PAUD, dan MI," pungkasnya. (hud/zar)