Minggu, 24 Januari 2021 06:47

Jorok, ​Toilet Kering Tanpa Shower di Hotel dan Bandara, Penyebab Timbulnya Penyakit

Jumat, 27 November 2020 14:20 WIB
Editor: Tim
Jorok, ​Toilet Kering Tanpa Shower di Hotel dan Bandara, Penyebab Timbulnya Penyakit
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. (kanan) dalam Talkshow BANGSAONLINE TV yang dipandu M. Mas'ud Adnan (kiri). foto: bangsaonline.com

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. menilai bahwa Covid-19 turun menyerang manusia karena dunia ini kotor. Ia menyebut salah satu contoh toilet hotel berbintang 5 dan airport.

“Toiletnya tidak ada pembuangan airnya. Tak ada showernya, tak ada airnya. Pakai tisu. Dan tisunya dibuang di situ. Itu kan kotor sekali. Coba itu ditelaah,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim dalam Talkshow bertajuk: Menu Imunitas: Kecambah (Toge) dan 4 Protokol Kesehatan Santri di channel YouTube BANGSAONLINE TV.

Menurut Kiai Asep, pernyataan ini pernah ia sampaikan di depan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat gubernur wanita pertama di Jatim itu datang ke acara di Guest House Institut Pesantren KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto.

Bagaimana respons Gubernur Khofifah? “Kata Bu Khofifah, ndak Yai, di Singapura dan Malaysia sekarang sudah pakai shower,” jelas Kiai Asep yang pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto.

Dalam talkshow yang dipandu M Mas’ud Adnan itu, Kiai Asep juga menjelaskan soal resep imunitas. “Gampang. Kecambah (toge), telur, tahu, dan tempe,” kata Kiai Asep menuturkan resep imunitas yang diterapkan pada puluhan ribu santrinya di Pondok Pesantren Amanatul Ummah.

Selain itu, kata Kiai Asep, juga diberi vitamin C. Menurut dia, ribuan santri yang diasuhnya sehat semua. “Bahkan lebih sehat dari sebelum ada Covid-19,” katanya sembari tertawa.

“Kalau sebelum Covid-19, masih ada santri yang batuk-batuk, sekarang gak ada. Karena batuk sedikit saja langsung ditangani,” tambah Kiai Asep sembari becerita bahwa ada 20 dokter yang selalu standby untuk menjaga para santrinya.

Tapi kenapa para santri yang berjumlah sekitar 10 ribuan itu tak boleh dijenguk orang tuanya? Bagaimana praktik protokol kesehatan para santri dan ustadznya? Silakan tonton talkshow di BANGSAONLINE TV channel youtube. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...