Kamis, 04 Maret 2021 22:37

Ada Napi Terbelit Kasus Hoax Vaksin, Kalapas Porong Persilakan Penyidik Lakukan Pemeriksaan

Kamis, 21 Januari 2021 17:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy Erlambang
Ada Napi Terbelit Kasus Hoax Vaksin, Kalapas Porong Persilakan Penyidik Lakukan Pemeriksaan
Narapidana Tri Setyo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Surabaya di Porong Sidoarjo, Gun Gun Gunawan membenarkan adanya terpidana yang terbelit kasus penyebar hoax vaksin. Narapidana itu Tri Setyo (44), warga Perum Griyo Asri Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, yang mendekam di Lapas Kelas 1A Surabaya - Porong karena kasus pembunuhan.

"Benar, saya mendapat kabar dari Kepala Pengamanan LP bahwa napi di sini ada yang diperiksa oleh penyidik Polres Gresik," cetus Gun Gun Gunawan, Kamis, (21/1/2021).

Lebih lanjut, ia menjelaskan pihaknya baru mengetahui informasi tersebut setelah dilapori anak buahnya. Meski demikian, pihak lapas tetap kooperatif, jika nantinya penyidik kepolisian kembali melakukan pemeriksaan terhadap Tri Setyo.

"Kami mempersilakan penyidik jika mau melakukan pemeriksaan. Dan sejak kemarin informasinya memang sudah diperiksa sama Polres Gresik," terangnya.

Narapidana Tri Setyo merupakan terpidana kasus pembunuhan. Dia mendekam di Lapas Porong sejak 2019 lalu.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Gresik mengungkap berita bohong alias hoax yang melibatkan narapidana lapas Porong Sidoarjo. Tri Setyo diduga menyebarkan berita hoax terkait Kasdim 0817/Gresik, Mayor Inf. Sugeng Riyadi yang meninggal dunia usai disuntik vaksin Covid-19.

"Kabar tersebut dipastikan tidak benar. Kami lakukan penyelidikan dan pelaku berhasil kami amankan," ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik, Iptu M. Dawud.

Kabar tersebut tersebar di media sosial grup WhatsApp. Tri Setyo diketahui mengirim sebuah pesan ke grup WhatsApp "Indahnya Islam" yang berisi foto meninggalnya seorang anggota koramil. Kemudian pelaku memberi narasi: "Innalillahi wainna ilaihi rojiun, vaksin pertama, kasdim 0817 gresik, mayor sugeng riadi, tadi malam danramil kebomas gresik meninggal akibat siang disuntik vaksin. Pagi proses pemakaman. Hati-hati bahaya vaksin ini nyata," tulis pelaku. (cat/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...