Beri Rain Harvest, Rumah Zakat Hadirkan Solusi Bagi Desa Langganan Terdampak Kekeringan di Pamekasan

Penyaringan ini, lanjutnya, selain bisa memisahkan air hujan dari kotoran-kotoran yang mungkin terbawa, juga agar memungkinkan air hujan yang ditampung tidak akan menimbulkan bau ketika disimpan dalam jangka waktu yang lama. Setelah itu, ketika musim kemarau tiba, masyarakat bisa mengambil air dari tangki tersebut.

"Dengan cara kerja yang sederhana dan bahan-bahan penyaring yang mudah didapat juga akan memungkinkan masyarakat untuk memodifikasi cara kerja rain harvast ini untuk bisa diterapkan di rumah warga masing-masing," terangnya.

Norman menambahkan, untuk penanggulangan kekeringan dan banjir memang harus dalam jumlah yang besar. "Namun paling tidak ketika ini sudah mulai, ini bisa menjadi contoh ke depannya agar kita bisa bergerak bersama dengan pemerintah daerah untuk penanggulangan bencana," tuturnya.

Norman berharap, FPRB Jawa Timur, BPBD Pamekasan, dan juga FPRB Pamekasan ke depannya bisa terus mendukung program tersebut. "Insya Allah ini akan terus dilakukan untuk pengembangan pengembangan dan daerah-daerah lain khususnya di Pamekasan," ujarnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: