Saat sungkeman itu, suasana begitu terasa haru. Disaksikan keluarga besarnya, Eri sungkem terlebih dahulu dilanjutkan istri dan anak-anaknya.

BACA JUGA:Pemkot Surabaya Gandeng MUI dan Kemenag Sukseskan BIAS 2026, Targetkan Cakupan Tembus 90 Persen
Setelah selesai, Eri lantas duduk bersimpuh memanjatkan doa dan Surat Alfatihah yang dibacakan orang tuanya. Surat Alfatihah yang dibacakan itu seolah menjadi bekal Eri untuk memimpin Surabaya mendatang.
Menurut Eri, kebiasaan sungkem memang sering dilakukannya sebelum berangkat bepergian. Sebab, doa restu dan rida orang tua sangat penting bagi kemudahan jalannya ke depan. “Doa orang tua ini sangat penting. Saya sering melakukannya. Tidak hanya kepada orang tua tapi juga mertua saya,” ungkapnya.










