Jasa Marga Raih Penghargaan Tindakan Keselamatan dari Kementerian Perhubungan

Salah satu cara untuk memastikan jalan tol yang dikelola telah memenuhi standar keamanan dan keselamatan, Jasa Marga melakukan road assesment terhadap Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Cipularang bekerja sama dengan International Road Assesment Programme (iRap), serta Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Road assesment melingkupi penilaian terhadap kondisi jalan serta sarana perlengkapan jalan di sepanjang jalan tol, yang salah satu tujuannya adalah untuk menekan angka kematian dan cedera akibat kecelakaan lalu lintas di jalan. Hasil dari road assessment menyimpulkan bahwa Jalan Tol Jagorawi dan Cipularang mencapai rating bintang 3.

“Hasil penilaian dari road assessment menunjukkan Jasa Marga siap untuk mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), serta target Global Road Safety Performance (GRSP) dan Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan Indonesia 2011 – 2035. Selain itu, Jasa Marga juga mendukung penuh program Zero ODOL (Over Dimension Over Load) dengan mengembangkan sensor Weigh In Motion di sejumlah jembatan tol untuk mengendalikan kendaraan over load yang melintas di jalan tol selama 24 jam,” tambah Subakti.

Selain itu, Subakti menambahkan, peningkatan layanan lalu lintas lainnya juga mencakup pemasangan Smart CCTV yang saat ini dalam masa uji coba integrasi dengan Platform Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) milik Polda Metro Jaya yang digunakan untuk mendeteksi kendaraan yang melebihi batas kecepatan serta mengidentifikasi plat nomor kendaraan, hingga pemasangan roller barrier yang dapat mengurangi tingkat fatalitas kecelakaan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Jasa Marga Raih Penghargaan Tindakan Keselamatan dari Kementerian Perhubungan - Halaman 2