KAI Catat Emisi Karbon Angkutan Lebaran 2026 Capai 8,9 Juta Kg

KAI Catat Emisi Karbon Angkutan Lebaran 2026 Capai 8,9 Juta Kg Suasana naik turun penumpang di stasiun kereta api. Foto: KAI

BANGSAONLINE.com - KAI mencatat estimasi emisi karbon sebesar 8.928.821 kg CO₂e selama masa angkutan Lebaran 2026. Perusahaan menegaskan layanan kereta api lebih efisien dalam menekan emisi dibandingkan kendaraan pribadi.

“Setiap pelanggan yang memilih kereta api turut mengambil peran dalam menekan emisi karbon. Dalam skala jutaan perjalanan, pilihan ini memberikan dampak signifikan bagi lingkungan,” kata VP Corporate Communication KAI, Anne Purba.

KAI melayani 4.246.274 penumpang dengan tingkat keterisian mencapai 118,9 persen dari kuota 3.571.760 kursi. Sebagai perbandingan, mobil berkapasitas mesin 3000 cc menghasilkan 41.588.851 kg CO₂e, sedangkan mobil 1000 cc menyumbang 20.590.136 kg CO₂e pada rute yang sama.

Emisi karbon perjalanan Surabaya Gubeng-Ketapang menggunakan kereta hanya 2,94 kg CO₂e, sementara mobil pribadi mencapai 8,79 kg CO₂e. 

KAI juga menyediakan stasiun air minum gratis untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta menerapkan pemeriksaan wajah guna menekan penggunaan tiket kertas.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang telah memilih kereta api selama Angkutan Lebaran 2026. Setiap perjalanan menjadi kontribusi bersama dalam menekan emisi karbon dan menjaga lingkungan berkelanjutan,” ucap Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya. (rom)