Kamis, 29 Juli 2021 13:21

Kecamatan Genteng Surabaya Gelar Pameran UMKM dengan Transaksi Cashless

Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Indrayadi
Kecamatan Genteng Surabaya Gelar Pameran UMKM dengan Transaksi Cashless
Pameran UMKM di hall Bank Mandiri, Jalan Genteng Kali Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Berbagai inovasi serta kerja keras dilakukan Pemkot Surabaya dalam menggerakkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus dikembangkan. Salah satunya adalah inovasi Kecamatan Genteng yang dalam 10 hari ke depan berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bank Mandiri denganmenggelar pameran.

Berlangsung di Hall Bank Mandiri, Jalan Genteng Kali Surabaya, pameran diikuti oleh sekitar 50 UMKM yang terdiri dari lima kelurahan dengan total 60 jenis produk.

Camat Genteng Surabaya, Linda Novanti menyebut, konsep kerja sama semacam ini bermula dari keinginannya dalam membangkitkan ekonomi kota. Khususnya bagi pelaku UMKM di masa pandemi Covid-19, sesuai dengan arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“UMKM ini mulai hidup kembali sekitar Maret 2021. Kami belajar jatuh bangunnya memilih menu, kemasan, harga maupun lokasi yang digunakan untuk mempromosikan produk. Sasarannya di berbagai perusahaan,” kata Linda, Selasa (14/6/2021).

BACA JUGA : 

Mulai Hari Ini, Rumah Sehat Surabaya untuk Warga Isoman Resmi Beroperasi

Ikhtiar Tangani Covid-19, Berbagai Perusahaan Kumpulkan Bantuan di Balai Kota Surabaya

Gotong Royong Lindungi Warga, Sejumlah RW di Surabaya Siapkan Ruang Isoman

Efek Tambah RS Baru, BOR Rumah Sakit di Kota Surabaya Turun 7 Persen

Dari situlah berbagai peluang muncul termasuk kerja sama dengan Bank Mandiri. Meskipun meja yang disiapkan tidak banyak, namun produk yang dijual dapat mewakili 50 UMKM dari 60 jenis produk. Di antaranya produk kuliner, handycraft, dan fashion. Selama 10 hari itu, UMKM yang datang berbeda-beda dengan produk yang berbeda pula. Dengan begitu semua akan merasakan dampaknya.

Pelaksanaan pameran tidak hanya berorientasi pada penjualan saja. Namun juga dititikberatkan pada pengenalan produk-produk UMKM binaan Pemkot Surabaya. Hal itu penting dilakukan, apabila seluruh produk UMKM telah menyasar di berbagai perusahaan maka tanpa disadari penjualan akan mengalir baik secara online maupun offline.

Dari kerjasama dengan Bank Mandiri, transaksi yang digunakan pun menggunakan cashless (tanpa uang tunai) menggunakan uang elektronik dengan melakukan scan barcode QRIS yang telah disiapkan oleh Bank Mandiri.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Mandiri Surabaya Gentengkali Herman Toni mengatakan, kerja sama ini lebih kepada kepedulian pihaknya kepada para UMKM.

Khususnya yang memiliki usaha di wilayah satu kecamatan dengan cabang Bank Mandiri. Saat ini yang paling dibutuhkan pelaku UMKM adalah pembeli. Dengan melakukan transaksi secara online maka semakin memperluas jangkauan. "Semua customer membayar melalui scan barcode QRIS dengan ponsel masing-masing. Tanpa menyentuh alat lain dan real time. Tentunya ini mendukung program pemerintah dalam pemutus rantai Covid-19,” ujarnya.

Barcode QRIS dapat juga digunakan untuk transaksi yang dibeli secara delivery. Mekanismenya, pembeli akan dikirimi barcode melalui aplikasi Whatsapp untuk bertransaksi. Setelah terbayar akan ada pemberitahuan masuk ke penjual. Sehingga dagangan bisa dikirim aman karena sudah terbayar dan tidak kontak fisik seperti perpindahan uang tunai.

Diharapkan setelah kerja sama ini, pelaku UMKM dapat merasakan keuntungan berjualan secara digital. Termasuk menagih pembayaran maupun pembukuan sederhana. Dari situ ke depannya apabila membutuhkan penguatan modal, secara history transaksi sudah tercatat sehingga lebih mempermudah. (dra/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...