NasDem Kabupaten Kediri Serahkan Bantuan Alsintan kepada Petani Plemahan

NasDem Kabupaten Kediri Serahkan Bantuan Alsintan kepada Petani Plemahan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono (kanan) saat menyerahkan bantuan alsintan berupa hand tractor kepada petani Desa Sukoharjo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (13/8). foto: ist.

“Semoga saja Partai NasDem semakin bermanfaat bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk kepada para petani di desa-desa,” ungkap Lutfi.

Kepala Desa Sukoharjo Ahmadi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas diberikannya alsintan dari Kementerian Pertanian melalui Partai NasDem kepada Kelompok Tani Mulyo 3 tersebut.

“Alhamdulillah acara serah terima pada sore hari ini berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan bantuan alsintan kepada Kelompok Tani Mulyo 3 ini bisa membawa manfaat dan berkah bagi warga kami, serta produk pertanian di desa ini dapat lebih maju dan berkembang,” kata Ahmadi.

Menurut Ahmadi, 90 persen warga Desa Sukoharjo bermata pencaharian sebagai petani, dan mayoritas bercocok tanam bawang merah. Namun sekarang para petani sering mengalami kesusahan, karena banyak hama yang menyerang sehingga hasil pertaniannya tidak bisa maksimal.

“Saya sangat salut dengan Partai NasDem di bawah kepemimpinan Bapak Surya Paloh, dan kader-kadernya sangat hebat. Saya beberapa kali juga sudah bertemu dengan Anggota Fraksi Partai NasDem di Komisi IX DPR-RI, Pak Nurhadi, S.Pd, dan Ketua DPD Kabupaten Kediri, Pak Lutfi, beliau-beliau sosialnya memang luar biasa,” tutur Kades Ahmadi.

Ungkapan syukur dan gembira juga disampaikan oleh Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Plemahan, Frisdayanti Anggraeni Dewi, karena dengan bergabung di parpol yang mempunyai jargon "Gerakan Perubahan" ini akhirnya bisa memberikan hand tractor.

“Alhamdulillah kami bisa ikut memberikan bantuan hand tractor untuk para petani yang membutuhkan. Maka dari itu para petani harus terus bersemangat, karena mereka yang berjuang untuk menanam bahan pokok, sayuran, cabai, bawang merah, dan lain sebagainya. Tanpa ada petani, maka kita semuanya tidak mungkin bisa makan,” kata Frisdayanti. (uji/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO