“Kami sudah meminta dan berkoordinasi dengan Pak Menkes agar dropping Sinovac bisa lebih banyak, karena dropping dari pusat kadang kita mendapat vaksin tertentu dalam jumlah yang sangat besar namun untuk segmen tertentu juga. Bahwa hari ini kebutuhan untuk vaksin pelajar ini bisa dimaksimalkan supaya vaksin yang dikirim ke Jawa Timur adalah vaksin yang memang berkesesuaian dengan usia 12 sampai 17 tahun tersebut,” terangnya.
Khofifah mengatakan, per Selasa (31/8) kemarin, berdasarkan Inmendagri No. 38 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, level 3 dan level 2 di wilayah Jawa Bali, terdapat penambahan kabupaten/kota di Jatim yang mengalami penurunan level dari sebelumnya level 4. Sehingga saat ini tinggal 9 kab/kota di Jatim yang masih level 4.
“Dengan adanya penurunan dari level 4 ini maka per kemarin (31/8) ada 29 kabupaten/kota di Jatim yang sudah dimungkinkan untuk melakukan PTM. Hal ini sesuai dengan status terbaru level PPKM yang ada di 29 kabupaten/kota tersebut,” katanya.
Untuk itu, lanjutnya, berdasarkan Rakor Evalusi PTM dengan para pimpinan MKKS, para kepala cabang dinas dan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota yang dilakukan kemarin (Selasa, 31/8), beberapa daerah di Jatim yang sebelumnya dari level 4 sudah masuk level 3 dan 2 bisa segera memulai uji coba PTM terbatas bertahap.










