Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Blok Hunian Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com – Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Blok Hunian Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan, Minggu (19/9) malam. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Basuki, menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan upaya progresif dalam menciptakan Lapas Narkotika bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkotika (halinar).
BACA JUGA:
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
“Sesuai dengan arahan Bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan, kami jajaran pengamanan melakukan kegiatan deteksi dini meliputi upaya maksimal P4GN, peningkatan intensitas kontrol blok hunian, kontrol keliling kondisi fisik bangunan baik dinding kamar, teralis besi, dan branggang setiap blok, razia penggeledahan pada kamar hunian, sebagai upaya mewujudkan lapas yang bersih dari halinar,” ujarnya.
“Kita juga sudah melakukan tindak lanjut terkait hasil deteksi dini gangguan kamtib seperti melakukan penyitaan benda-benda yang tidak sesuai dengan Permenkumham nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan, sosialisasi kepada warga binaan, dan juga pemusnahan barang terlarang dan juga tes urine dilakukan sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban juga bukti nyata pemberantasan narkoba,” tuturnya menambahkan.
Agenda yang dimulai pukul 19.00 WIB itu dipimpin Basuki, dan melibatkan Tim Regu Jaga Malam serta staf. Razia kali ini difokuskan di Blok A Kamar Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan.
Dari hasil penggeledahan masih ditemukan 1 unit handphone merk Nokia, 1 unit charger, 2 buah kartu remi, 2 buah senjata tajam jenis pisau rakitan, 1 buah botol kaca, dan 3 buah lem cair. Kegiatan ini berjalan dengan mulus dan akan terus dilakukan. (pmk1/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




