Kiai Asep yang dikenal sebagai kiai miliarder tapi dermawan itu minta agar para Rais Syuriah dan Ketua PCNU serta PWNU hati-hati dan selektif dalam memilih Rais Am Syuriah dan Ketua Umum PBNU. Menurut Kiai Asep, para kiai perlu salat istikharah agar para pengurus NU tak salah pilih mengingat kondisi NU belakangan ini banyak mendapat banyak sorotan publik karena banyak kontroversi yang kurang menguntungkan.
“Jangan sampai Ketua Umum PBNU dijabat oleh sahabat Yahudi atau atau orang-orang yang terindikasi korupsi. Karena NU-nya nanti yang akan jadi korban. Apa jadinya kalau NU dipimpin oleh sahabat Yahudi atau orang-orang yang diperiksa KPK,” tegas Kiai Asep yang dalam pilpres aktif berkampanye memenangkan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin hingga ke Hongkong, Malaysia, Taiwan, dan berbagai provinsi di Indonesia dengan biaya pribadi tanpa sepeser pun mau menerima dana dari Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin maupun timnya.
Kiai Asep yang aktif berkeliling ke seluruh provinsi dan berbagai negara itu mengajak warga NU berdoa secara khusuk, intensif, dan istiqamah, agar siapa pun yang intervensi dan melakukan tekanan, baik dari internal NU maupun ekternal NU, dihalang-halangi oleh Allah SWT. Bahkan Kiai Asep mengajak semua para kiai dan warga NU membaca hizib nashor agar siapa pun yang berniat merusak NU dihancurkan oleh Allah SWT.
“Siapa pun yang berkhianat dan merusak bangsa dan NU semoga dihancurkan oleh Allah SWT,” kata Kiai Asep yang selama ini aktif menggelontorkan bantuan sosial hingga puluhan miliar namun tak pernah mau disumbang oleh pemerintah.










