Pemprov Jatim Tegaskan Dukung Program Pencegahan Terorisme dan Reintegrasi Eks Napiter

Pemprov Jatim Tegaskan Dukung Program Pencegahan Terorisme dan Reintegrasi Eks Napiter Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menerima kunjungan kerja Kepala BNPT Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/11).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk mendukung program pencegahan me serta reintegrasi eks .

Hal itu salah satunya diwujudkan melalui pembangunan Kawasan Khusus Terpadu Nusantara (KKTN) yang digulirkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Salah satu daerah di Jatim yang ditunjuk sebagai pilot project program KKTN tersebut yaitu Kabupaten Malang.

“Jatim siap mendukung kelancaran dan kesuksesan program KKTN ini. Program ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus proses reintegrasi khususnya bagi eks ,” ungkap Gubernur Jawa Timur, Indar Parawansa saat menerima kunjungan kerja kepala BNPT di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/11).

Menurut , program KKTN akan membawa dampak positif karena bertujuan untuk memberdayakan kelompok rentan terpengaruh paham me atau radikalisme serta mantan narapidana (). Sehingga, diharapkan kelompok ini memiliki skill untuk memulai usaha baik di bidang pertanian, wisata, atau UMKM.

“Program ini sangat baik karena seringkali kelompok-kelompok tersebut kesulitan mendapatkan peluang usaha atau pekerjaan. Belum lagi lingkungan sekitar yang cenderung kurang akomodatif menerima mereka kembali pasca menjalani hukuman dan sebagainya,” kata .

Dengan memberdayakan kelompok-kelompok yang berpotensi rentan terpengaruh paham transnasional serta para eks itu, diharapkan mereka merasa negara hadir di tengah-tengah mereka. Serta diharapkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air juga semakin meningkat.

Kepala BNPT Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar mengatakan bahwa BNPT menyiapkan KKTN di beberapa daerah di Jatim seperti Kota Surabaya, Kab. Malang, Kab. Lamongan, Kab. Sidoarjo, Kab. Probolinggo dan Kab. Magetan.

Simak berita selengkapnya ...