Kedua, birokrat yang adil. Ketiga, konglomerat yang peduli terhadap masyarakat, termasuk suka bersedekah dan membantu pemerintah. Keempat, orang miskin yang selalu mendoakan pemimpinnya.
“Kalau konglomerat loman, suka bersedekah, para buruh, orang miskin tak akan demo. Mereka justru mendoakan para pemimpinnya,” tegas Kiai Asep yang pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu juga sempat menyinggung soal target Partai Nasdem pada pemilihan calon legislatif mendatang.
Sebelumnya, Ketua DPW Nasdem Jatim, Jeannete, saat menyampaikan sambutan menarget 10 kursi legislatif di Mojokerto. Selama ini Nasdem termasuk partai kecil di Mojokerto. Hanya memiliki 3 anggota DPRD.










