Ini yang Dilakukan Pemkab Pamekasan saat Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-116 | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Ini yang Dilakukan Pemkab Pamekasan saat Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-116

Editor: M. Aulia Rahman
Wartawan: Samantha Bella Puri Bahesa
Selasa, 21 Mei 2024 16:16 WIB

Pj Sekdakab Pamekasan, Achmad Faisol, usai mengikuti upacara Hari Kebangkitan Nasional yang ke-116.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com menggelar upacara yang ke-116, Senin (20/5/2024).

Pj Sekdakab Pamekasan, Achmad Faisol, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan dari Menkominfo dalam kegiatan yang diikuti jajaran ASN di lingkup pemerintah daerah setempat.

"Hari ini, kita berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu, kini kita menghadapi beragam tantangan dari peluang baru, kemajuam teknologi menjadi penanda zaman baru," kata Faisol.

Menurut dia, teknologi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan bangsa Indonesia saat ini, dan kerja produktif di berbagai sektor sebagian besar dibantu oleh kecanggihan teknologi. Kesulitan masa lalu, dapat diatasi dengan kecanggihan teknologi.

"Banyak kesulitan yang berhasil disolusikan oleh teknologi. Adagium di zaman ini jelas, dia yang menguasai teknologi, dia pula yang akan menguasai peradaban. Di titik ini, gambarnya makin jelas, penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyongsong Indonesia emas," paparnya.

Faisol melanjutkan, bahwa inovasi teknologi digital bertumbuh setiap hari, kecepatannya layaknya lompatan kuantum, dan perubahannya demikian cepat dalam 2 dekade terakhir, seperti teknologi digital yang telah melesat jauh melampaui bayangan banyak orang.

"Tidak terbayangkan dalam 3 dekade lalu, teknologi digital menebas banyak keterbatasan manusia, dunia seakan mengerdil," sebutnya.

"Di hadapan kita telah terbentang potensi kekuatan yang siap merambah dunia. Bonus demografi menunjukkan bagaimana 60 persen penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi inovasi baru," ungkapnya.

Ia menyebut, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dikelola dengan kebijaksanaan, salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital.

"Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5 persen dari total populasi, dan diperkuat dengan potensi ekonomi digital Asean yang diperkirakan meroket hingga 1 triliun USD di 2030," ungkapnya.

"Dalam aspek bisnis, sosial, dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis. Sementara itu, dalam aspek sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim," pungkasnya. (adv/bel/dim)

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video