Resepsi Akbar Nikah Massal Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi: Bertepatan Hari Jadi Pernikahan Saya | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Resepsi Akbar Nikah Massal Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi: Bertepatan Hari Jadi Pernikahan Saya

Editor: Novandryo
Selasa, 02 Juli 2024 22:58 WIB

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi saat memberikan sambuatan dalam kegiatan Puncak Lontong Balap di halaman Balai Kota (dok. RRI)

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Hari ini Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar resepsi dari rangkaian Nikah Isbat dan Nikah Massal dalam program ' 2024'.

Resepsi digelar di halaman Balai Kota, Jl Taman Surya No. 1 . diikuti oleh sekitar 330 pasangan pasutri. Dihadiri oleh Wali Kota , .

Dalam sambutannya mengucapkan selamat untuk para pasutri yang tetap semangat mengikuti acara Nikah Massal ini.

Eri juga mengapresiasi kerja keras dari berbagai pihak dalam menyukseskan gelaran 2024.

Program ini digagas Pemkot untuk memfasilitasi warga yang belum memiliki akta pernikahan resmi. 

Melalui kegiatan Nikah Isbat dan Nikah Massal ini, Pemkot berharap dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan legalitas pernikahan mereka.

Menariknya, pada tanggal resepsi yang digelar hari ini bertepatan dengan hari jadi pernikahan Eri dengan sang istri.

Saya juga bersyukur kehadirat Allah SWT, bahwa pelaksanaan Nikah Isbat dan Nikah masal kali ini juga bertepatan dengan Hari Jadi Pernikahan saya Bersama Istri tercinta, jadi saya jugamengucapkan selamat untuk panjenengan semua," kata Eri.

Lebih lanjut, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang untuk menyukseskan program ini. 

Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota , Kantor Urusan Agama (KUA), dan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran pelaksanaan acara.

"Kami berharap, melalui program 2024 ini, warga Kota yang belum memiliki akta pernikahan dapat segera memperoleh legalitas pernikahan mereka. Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan seluruh warga mendapatkan pelayanan kependudukan yang optimal," ungkapnya. (van)

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video