Ia menjelaskan, review RISPAM ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan air minum dan mengetahui capaian target pelayanan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kota Kediri. Melalui review RISPAM, Pemkot Kediri mempunyai pedoman dalam merumuskan pengembangan sarana, prasarana air minum melalui program yang terpadu dan berkelanjutan.
"Jadi kita akan menyampaikan sejauh mana proses penyediaan air bersih kita, lalu apa potensi dan keunggulan yang akan kita dorong nanti ke depan. Termasuk juga bagaimana antisipasi tantangan ke depan, karena Kota Kediri akan dilewati Tol Kediri - Tulungagung dan akan berdiri Bandara Dhoho Kediri yang jaraknya kurang lebih 6 Km dari Kota Kediri," tuturnya.
Menurut Chevy, adanya dua sarana transportasi berupa bandara dan tol telah akan menambah banyak kegiatan di wilayah Kota Kediri, termasuk permukiman baru.
"Untuk itu, kita undang perwakilan masyarakat dan stakeholder, sebagai bentuk perencanaan partisipatif di sektor penyediaan air minum," imbuhnya.










