Harga Minyak Goreng Terus Meroket, Pemkot Kediri Bersama Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar

Harga Minyak Goreng Terus Meroket, Pemkot Kediri Bersama Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Minyak goreng menjadi penyumbang inflasi di Kota Kediri beberapa bulan ini. Berdasarkan data dari badan pusat statistik (BPS), minyak goreng masuk dalam 10 komoditas penyumbang inflasi.

Minyak goreng mengalami kenaikan harga sebesar 5,41 persen dengan andil penyumbang inflasi sebesar 0,075 persen. Sampai dengan saat ini, harga minyak goreng di Kota Kediri berkisar 18.000 hingga 20.000 rupiah.

Untuk itu, Pemerintah Kota Kediri bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar operasi pasar. Operasi pasar ini dilaksanakan pada Jumat - Sabtu (14-15/1) di dua tempat, yaitu UPT Perlindungan Konsumen dan Kelurahan Banjaran.

Dalam operasi pasar tersebut, minyak goreng dijual dengan harga 14.000 rupiah per liter. Namun, ada syarat bagi masyarakat yang akan membeli minyak goreng di operasi pasar, yakni harus membawa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP). Satu KTP hanya bisa membeli maksimal dua liter minyak goreng. Namun, satu orang bisa membawa sampai 6 KTP.

Simak berita selengkapnya ...