Kondisi jalan poros desa sepanjang total 762,34 kilometer juga semakin baik. Dari target di tahun 2015 yang diharapkan bisa tercapai kondisi baik sebesar 79,41 persen, saat ini sudah tercapai 689,807 kilometer atau 90,49 persen. Bahkan untuk jalan lingkungan dalam kondisi baik saat ini mencapai 139,303 kilometer.
Meski sudah menuntaskan target, Pemkab Lamongan tahun ini masih menyiapkan anggaran hingga sebesar Rp 174 miliar untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan serta tembok penahan tanah (TPT). Dengan besarnya anggaran yang disiapkan, maka tahun ini diharapkan infrastruktur di Lamongan bisa tercapai 100 persen dalam kondisi baik.
Diluar itu, juga sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk merehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT). Sehingga mempermudah akses petani untuk membawa hasil produksi dari sawah.
Sedangkan di bidang kesehatan, posyandu aktif
saat ini sudah mencapai 70,14 persen, sedangkan targetnya di 2015 adalah
54 persen. Bahkan cakupan desa siaga aktif dari target 59 persen, kini
mencapai 96,62 persen. Dan angka harapan hidup di Lamongan saat ini
mencapai 68,65 tahun.
Itu tidak terlepas dari kebijakan Bupati
Fadeli yang memberi perhatian lebih di bidang kesehatan. Seperti dengan
meluncurkan program mobil sehat dan pemberian bantuan 1.735 unit sepeda
sehat kepada kader posyandu. Juga menggratiskan biaya rawat inap di
ruang kelas III jauh sebelum pemerintah pusat menerapkannya melalui
Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.










