Bupati Yuhronur Efendi meninjau langsung pekerjaan salah satu ruas jalan di wilayah Kabupaten Lamongan.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Lamongan kembali memperkuat komitmennya dalam pembangunan infrastruktur melalui program Jamula (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) Tahun 2026.
Melalui salah satu program prioritas ini, Pemkab Lamongan berupaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi ekonomi, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.
BACA JUGA:
- Upaya Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Viral Isu Dugaan Perselingkuhan Camat Karanggeneng, Ini Kata Sekda Lamongan
Di tahun ini, sejumlah 56 ruas jalan strategis sepanjang 40 km di berbagai kecamatan telah direncanakan direkontruksi, baik pelebaran, pengecoran, hingga pengaspalan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa program Jamula bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun perdagangan diharapkan semakin lancar.
“Program Jamula 2026 menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan merata hingga pelosok desa. Saat ini sudah dalam proses semuanya, ada yang sudah 100 persen selesai, masih proses pengecoran, hampar agregat, juga proses penghitungan,” ujarnya.
Selain itu Pak Ye -sapaan Bupati Lamongan- juga menargetkan peningkatan persentase jalan mantap di tahun 2026 agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga. Tidak cukup itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Melalui Jamula 2026, Lamongan terus bergerak menuju daerah yang maju, nyaman, dan terkoneksi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Targetnya tingkat kemantapan bisa mencapai 63,55 persen, jadi terus kita upayakan," imbuhnya. (sof/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




