Dapur rumah Mbok Sura yang ambruk dilihat dari sisi seberang sungai.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Rumah seorang janda, Mbok Sura (65), warga Kelurahan Kademangan Kota Probolinggo ambruk. Rumah yang ada di pinggir sungai Legundi itu ambruk karena ikut terbawa plengsengan sungai yang runtuh. Beruntung, peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Saat kejadian saya berada di dalam rumah," ujar Mbok Sura pada wartawan, Jumat (4/2).
BACA JUGA:
- KONI Kabupaten Probolinggo Cairkan Reward Rp1,1 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Peraih Medali Porprov
- Mega Guntara Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Periode 2026-2031
- 12 Camat di Kabupaten Probolinggo Resmi Dilantik Jadi PPATS
- Pengadaan Alkes RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Diselidiki Polda Jatim
Mbok Sura tidak menyangka kalau bangunan rumah bagian dapurnya akan mbruk. Saat itu dia mendengar suara gemuruh dari bagian belakangan. Dia sempat berlarian ke belakang, namun yang dilihat justru tembok dapur bagian belakang runtuh ke dalam sungai.
"Saya kaget lalu minta tolong tetangga," kata dia.
Salah satu tetangga Mbok Sura bernama Sulastri, mengaku sempat mendengar suara gemuruh. Namun ia tidak menyangka kalau dapur rumah Mbok Sura yang ambruk.
Sementara itu, Ketua RT 1 RW 3, Budi Hariyono, menjelaskan akibat ambruknya bangunan plengsengan itu tidak hanya dapur rumah milik Mbok Sura yang runtuh, namun tembok rumah sebagian tetangganya retak.
"Mungkin karena getaran ambruknya plengsengan itu sehingga sebagian tembok rumah milik warga jadi retak," kata Ketua RT. (ugi/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




