Bahkan kalau Tiongkok baru akan memproduksinya akhir tahun depan, Amerika akhir tahun ini. Lebih cepat waktunya, lebih jauh jarak tempuhnya.
Penemunya: Mujeeb Ijaz. Dari Virginia. Ia alumni Virginia Tech yang Anda sudah tahu itu: universitas riset yang sangat terkenal.
BACA JUGA:Kritik Tajam Piala Dunia 2026: FIFA Dituduh Rakus, Pemain Diperas, hingga Masalah Diskriminasi Fans
Teknologi baterai Ijaz tidak baru. Tetap lithium. Tapi materialnya yang baru. Density-nya lebih tinggi. Harganya lebih murah. Ijaz justru menghindari nikel dan cobalt. Dua material itu ia anggap mahal.
Ijaz tidak membangun pabrik mobil listrik. Ia hanya membangun pabrik baterai. Mereknya: ONE –Our Next Energy.










