"Kita berikan bantuan dari baznas dalam bentuk zakat produktif. Mungkin bisa melakukan upaya-upaya bagaimana bertani yang baik, monggo kita siap bekerja sama bersama bapak-bapak gapoktan," ungkapnya.
Kiai Roziqi menegaskan bahwa Baznas Jatim tugasnya adalah mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki. Kemudian didistribusikan kepada para fakir, miskin, serta duafa.
"Distribusinya ini harus benar-benar kepada fuqoroà (fakir) masakin (miskin), serta orang-orang yang dhuafa, lemah ekonomi. Mereka-mereka itulah yang selama ini kita bantu," tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pendistribusian zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas Jatim selain untuk bantuan konsumtif, juga diarahkan untuk pemberdayaan fakir, miskin, melalui program zakat produktif.









