Para personel dari Tim BTB Jatim saat melakukan pertolongan di lokasi kejadian. Foto: Humas Baznas Jatim
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) Jatim turut ambil bagian dalam penanganan musibah runtuhnya atap musala yang masih dalam tahap pembangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo.
Sejak Senin (29/9/2025), BTB Jatim telah terlibat aktif dalam proses pertolongan dan evakuasi para santri yang menjadi korban.
BACA JUGA:
- Pendaftaran Calon Pimpinan Baznas Jatim Periode 2026–2031 Dibuka, Catat Jadwal dan Syaratnya!
- Baznas Jatim Buka Seleksi Calon Pimpinan 2026-2031, Catat Jadwal dan Syaratnya
- IJTI Blitar Raya dan Baznas Ajak Anak Yatim Belanja Lebaran
- Bupati Gresik Lepas Kampanye Zakat Lewat Angkot, 50 Sopir Terima Bantuan
Dukungan tersebut tidak dilakukan sendirian, melainkan bersama BTB Baznas RI, BTB Kabupaten Sidoarjo, BTB Kabupaten Jombang, BTB Kabupaten Madiun, BTB Kabupaten Trenggalek, BTB Kabupaten Tulungagung, serta Rumah Sehat Baznas (RSB) Sidoarjo.
Sebagai bentuk respons cepat, Baznas Jatim menurunkan personel Search and Rescue (SAR) khusus bangunan runtuh atau Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR) untuk mempercepat proses evakuasi di lokasi kejadian.
Hingga Rabu (1/10/2025) siang, tim BTB bersama Basarnas, BPBD, dan relawan lainnya masih terus memberikan bantuan.
Selain tim SAR, Baznas Jatim juga mengoperasikan layanan dapur umum, dapur air, dan layanan kesehatan melalui RSB Sidoarjo untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan medis bagi relawan, keluarga korban, serta masyarakat yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Baznas menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan bantuan cepat dan terukur dalam setiap musibah, termasuk bencana yang terjadi di lingkungan pesantren. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban para korban serta mendukung kelancaran proses evakuasi dan pemulihan pascakejadian. (ari/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




