Wali Kota Kediri Harap Harmoni Ramadan Fest 2022 Bisa Dongkrak Perekonomian Kota Kediri

Abu mengatakan acara ini digelar untuk memperkenalkan UMKM yang ada di Kota Kediri, sekaligus mengajarkan masyarakat agar melakukan transaksi secara nontunai. Karena saat ini banyak beredar uang palsu dan tidak praktisnya membawa uang tunai, sehingga Bank Indonesia mengadakan sosialisasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Tinggal discan, tidak ada kembalian, tidak ada uang palsu. Jadi ini menurut saya sangat simpel sekali dan baik untuk UMKM serta para pembeli. Jadi ini bagus khususnya UMKM yang go digital,” ujarnya.

Ia juga meminta untuk membuat gerakan-gerakan dalam rangka melarisi dagangan para UMKM. Menurutnya, produk UMKM di Kota Kediri saat ini sudah naik kelas. Saat pandemi Covid-19 tahun pertama, Pemkot Kediri telah bekerja sama dengan berbagai pihak dan juga beberapa marketplace untuk mendigitalisasi UMKM.

“Besar harapan saya ke depan, kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Kediri, baik itu kadin lalu dinkop UMKM terus mengajak para pelaku UMKM untuk go digital. Tidak hanya menjual di marketplace, mereka juga bisa mencoba di pasar global atau ekspor, karena peluang-peluang ini sudah mulai terbuka,” tegas walikota.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Wali Kota Kediri Harap Harmoni Ramadan Fest 2022 Bisa Dongkrak Perekonomian Kota Kediri - Halaman 2