Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama wakilnya saat menghadiri Rembug Akur di wilayah Cerme. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Masyarakat di Kecamatan Cerme dan Benjeng sambat soal kondisi infrastruktur. Baik, berupa jalan kabupaten, jalan poros desa (JPD), maupun perkembangan pembangunan Jjembatan Klampok.
Hal itu terungkap saat Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, melakukan Rembug Akur Warga dalam giat Safari Ramadan 2022 di Masjid Raudlotul Jannah, Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Selasa (26/4/2022) malam.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik dan Dewan Komitmen Tuntaskan Perbaikan Jalan Poros Desa
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
Atas keluhan itu, bupati menyatakan bahwa permasalahan infrastruktur sudah masuk dalam program prioritas Kabupaten Gresik, selain penanggulangan banjir Kali Lamong dan pengentasan kemiskinan.
"Untuk JPD memang menjadi permasalahan di seluruh wilayah Gresik. Karena perawatan yang kurang, sehingga saat ini kondisinya menjadi rusak. Pada tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Gresik sepakat dengan teman-teman DPRD untuk menggelontorkan dana sekitar Rp 400 miliar khusus untuk perbaikan infrastruktur," kata Gus Yani (sapaan akrab Bupati Gresik).
Kemudian terkait perkembangan pembangunan jembatan Klampok akan segera masuk sistem lelang.
"Akan segera dikerjakan setelah ada pemenang lelangnya, sehingga dalam tahun ini sudah selesai pengerjaannya," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




