Lalu, adanya perlindungan kekayaan intelektual bagi produk lokal Kota Kediri, fasilitas promosi produk-produk unggulan Kota Kediri, dan melalui komitmen Pemkot Kediri kepada pelaku IKM untuk go digital.
“Untuk mencapai pada titik seperti ini tentunya Pemkot Kediri melakukan berbagai upaya. Kami sangat mengapresiasi segala bentuk produk unggulan asli Kota Kediri, makanya kita daftarkan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) pada Kementerian Hukum dan HAM,” kata Tanto.
Guna meningkatkan kesadaran di masyarakat, IKM Kota Kediri juga telah mengikuti berbagai kegiatan eksibisi, seperti Pameran Batik Corner oleh Dekranasda Kota Kediri, Mandiri Batik Fashion Fair (BFF), serta Pameran Inapro Expo. Selain promosi secara langsung, pihaknya telah mengembangkan platform digital pusakaumkm yang di dalamnya terdapat PUSAKA Shopping Week.
“Kita juga bekali para pegiat IKM untuk meng-upgrade kemampuan UKM/IKM sebagai seller dan mengelola toko online secara optimal melalui program Sobat UKM/IKM Shopee yang bekerjasama dengan PT Shopee Indonesia,” urai Tanto.










