Suara Wali Kota Surabaya di TL Membosankan, Pengendara Kepanasan, Butuh Hiburan

Intinya, mereka ingin area publik di kota Surabaya banyak dihiasi asesoris dan nilai kepahlawanan yang menyenangkan, bukan pidato monoton.

“Ya, lagu-lagu yang membuat warga terhibur, tapi ada nilai edukasinya,” kata Diah Kusuma.

Ia mengakui bahwa awalnya pidato Wali Kota Eri Chayadi itu bagus dan sangat bermanfaat, terutama saat pandemic Covid-19.

“Imbaun itu bagus. Karena mengandung edukasi kepada warga Kota Surabaya. Tapi itu diperlukan hanya pada saat-saat tertentu. Kalau tiap hari disuguhi pidato ya membosankan. Sekarang berganti materi lagi,” katanya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Suara Wali Kota Surabaya di TL Membosankan, Pengendara Kepanasan, Butuh Hiburan - Halaman 2