Dishub Surabaya Tempel Foto Jukir untuk Cegah Penyalahgunaan Identitas

Dishub Surabaya Tempel Foto Jukir untuk Cegah Penyalahgunaan Identitas Pemasangan dilakukan melalui metode foto langsung di lokasi, kemudian dicetak, dan ditempel pada rambu kawasan parkir digital. Foto: Hms

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital tepi jalan umum (TJU). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi sekaligus memudahkan masyarakat mengenali petugas parkir resmi yang bertugas di lapangan.

Pemasangan dilakukan melalui metode foto langsung di lokasi, kemudian dicetak dan ditempel pada rambu kawasan parkir digital. Untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menerjunkan lima tim yang tersebar di wilayah Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, dan Barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan pemasangan foto jukir merupakan bagian dari program digitalisasi parkir yang sedang dijalankan .

"Kami memulai program digitalisasi parkir, termasuk di dalam rangkaiannya yaitu memberikan identitas lengkap berupa foto yang terpasang di rambu kawasan parkir digital, yaitu foto daripada jukirnya," kata Trio di sela kegiatan pemasangan foto jukir di kawasan parkir digital Taman Apsari Surabaya, Rabu (3/6/2026).

Trio menuturkan, setiap tim dari Dinas Perhubungan akan mendatangi lokasi parkir untuk melakukan pendataan dan pemotretan langsung jukir sebelum foto dipasang di rambu digital.

"(Petugas) kami bagi di Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, serta Barat. Dengan tahapan, kami datang, kami identifikasi jukirnya, kami foto. Terus kami print, laminasi, setelah itu baru kami tempel," ujarnya.

Ia berahrap keberadaan foto petugas parkir di rambu digital dapat menjadi sarana pengawasan langsung bagi masyarakat. Dengan begitu, pengguna jasa parkir dapat membandingkan identitas petugas yang terpasang pada rambu dengan petugas yang berada di lokasi.

"Pada proses ini kami ingin membuat warga Kota Surabaya transparan. Jadi semua warga kota yang memarkirkan kendaraan atau sebagai pengguna jasa parkir atau retribusi parkir silakan bisa melihat di rambunya, apakah foto daripada petugas parkir atau jukir ini sesuai," katanya.

Apabila ditemukan petugas yang berbeda dengan foto yang terpasang, Trio mengimbau masyarakat untuk segera melaporkannya melalui beberapa kanal pengaduan resmi .

"Ketika nanti di rambu ini berbeda dengan foto yang ada atau personel yang sebagai petugas parkir atau jukir berbeda, maka silakan tegur, silakan kontak ke 112 atau ke hotline-nya (parkir) Dinas Perhubungan," tegasnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO